Saya wanita umur 23th, saya pacaran udah lebih dari 6th, selama pacaran saya sering ML & pacar saya selalu memakai kondom, tapi kenapa ya Dok, tiap orgasme saya selalu merasa tidak puas, inginnya terus-terusan, lalu saat orgasme cairan yg keluar sedikit sekali, apakah ini normal atau ada kelainan Dok? kadang2 mau mencapai orgasme susah sekali Dok, apa saya tidak normal? trus, kalau sering ML pakai kondom apa nanti setelah nikah saya bisa punya anak Dok? terima kasih Dokter.
Meivi Herawati ( jakarta barat )
Jawaban
NO SEX UNTIL MARRIED...
Meivi di Jakarta, selamat atas usia pacaran kamu yang sudah 6 tahun, kenapa tidak segera menikah saja biar lebih afdol menikmati hari-hari bercintanya. OK saya akan jawab pertanyaan kamu mengenai perasaan tidak puas meskipun sudah orgasme. Hal ini disebabkan oleh potensi wanita yang bisa mengalami orgasme lebih dari sekali atau sering disebut sebagai multiple orgasme.
Pada wanita orgasme bisa terjadi secara vaginal [berkontraksinya otot-otot vegy - vegy berdenyut-denyut seperti meremas] dan orgasme klitoral [kontraksi hebat akibat puncak rangsangan menyenangkan terhadap klitoris dan menimbulkan kontraksi keseluruh tubuh], kedua jenis orgasme ini tidak memerlukan waktu lama untuk bisa terjadi kembali. Sementara orgasme pada pria terjadi ketika peny ejakulasi mengeluarkan air mani. Dan untuk bisa melakukannya lagi membutuhkan waktu yang agak lama. Kesenjangan inilah yang membuat wanita yang memiliki potensi multiple orgasme seringkali kecewa. Disaat wanita membutuhkan rangsangan lebih untuk orgasme kedua, ketiga dan seterusnya, sementara sensasi orgasme pertama belum habis, pria sudah keburu loyo dan kehilangan tenaga untuk terus menggenjot pasangannya.
Soal cairan yang kamu maksud sedikit ketika orgasme mungkin cairan lubrikasi yang lazim keluar saat wanita terangsang. Pada saat orgasme wanita hampir sebagian besar tidak memancarkan cairan apapun, orgasme yang terjadi lebih kepada kontraksi otot. Beberapa wanita ada yang seperti menyemprotkan cairan bahkan diikuti oleh kencing tapi ini sangat jarang terjadi. So apa yang kamu alami masih normal-normal saja. Penggunaan kondom pada hubungan seks hanya sebatas mencegah terjadinya konsepsi [kehamilan] sementara. Begitu kondom dilepas dan jika keduanya memiliki kesehatan reproduksi bagus/subur maka kehamilan akan terjadi. Jadi jangan takut untuk tidak bisa punya anak gara-gara sering menggunakan kondom!
Monday, March 3, 2008
Didesak Soal Keperawanan
Dok, saya seorang cewek berumur 22 tahun. saya belum menikah, dan sudah pernah melakukan hubungan intim dengan pacar saya. yang ingin saya tanyakan adalah mengapa sampai sekarang (setelah 1 thn lebih melakukan hubungan intim) saya tidak pernah mengeluarkan darah? padahal dengan pacar saya yang inilah saya pertama kali melakukan hubungan intim. apakah itu tandanya selaput darah masih utuh? sekedar informasi, vagina saya tidak pernah dimasukkan/kemasukkan barang apapun ataupun kecelakaan yang menyebabkan vagina mengeluarkan darah. pada saat pertama kali hubungan intim, pacar merasa bahwa vagina saya tidak sempit, penis dia dapat dengan mudah masuk, maka itu dia sering menuduh saya sudah tidak perawan. walaupun saya sudah menjelaskan tetapi dia tetap tidak percaya juga. tp dia juga bilang kalau dia cinta sama saya, jadi dia ga peduli saya perawan atau tidak, yang penting saya harus jujur apa sebabnya saya tidak mengeluarkan darah. saya sudah jujur tetapi dia masih terus menanyakan hal yang sama. apakah mungkin seorang wanita itu dilahirkan dengan tidak memiliki selaput darah? saya sudah pernah melakukan hubungan intim, dan jika saya memeriksakan diri ke dokter, apakah dokter bisa tahu penyebab saya tidak mengeluarkan darah? mohon jawabannya ya dok, terima kasih sebelumnya.
maya ( jakarta )
Jawaban
NO SEX UNTIL MARRIED...
Maya, di Jakarta yang penting kamu sudah jujur ke saya, meskipun pacar kamu masih penasaran mungkin dengan membaca jawaban ini dia bisa mengerti keadaannmu. Selaput dara itu unik bentuknya dan pada masing-masing wanita tidaklah sama bentuknya. Ada yang memiliki lubang sebesar jari kelingking, ada juga yang berlubang kecil-kecil tapi banyak, dan bahkan ada yang sama sekali menutup tidak ada celah. Untuk bentuk yang terakhir ini diperlukan operasi kecil untuk membuat sedikit robekan pada selaput dara agar kelak jika si gadis telah remaja dan mendapatkan menstruasi darah kotornya bisa keluar. Selain itu ada juga wanita yang dilahirkan tanpa selaput dara.
Tidak semua hubungan seks pertama itu selalu mengeluarkan darah pada gadis yang masih perawan. Selaput dara memiliki elastisitas yang juga berbeda-beda dari bentuknya, makanya ada yang bisa robek pada saat hubungan pertama saja, tapi ada juga yang baru robek setelah beberapa kali berhubungan badan bahkan ada yang robeknya saat melahirkan. So dengan karakteristik selaput dara yang demikian jangan sampai mempersepsikan setiap hubungan seks pertama itu harus mengeluarkan darah dan jika tidak maka berarti sudah tidak perawan lagi. Itu menurut saya tidak bijaksana. Perawan yang sebenarnya adalah bila wanita sama sekali belum tersentuh oleh pria dalam hal ini melakukan hubungan seksual.
maya ( jakarta )
Jawaban
NO SEX UNTIL MARRIED...
Maya, di Jakarta yang penting kamu sudah jujur ke saya, meskipun pacar kamu masih penasaran mungkin dengan membaca jawaban ini dia bisa mengerti keadaannmu. Selaput dara itu unik bentuknya dan pada masing-masing wanita tidaklah sama bentuknya. Ada yang memiliki lubang sebesar jari kelingking, ada juga yang berlubang kecil-kecil tapi banyak, dan bahkan ada yang sama sekali menutup tidak ada celah. Untuk bentuk yang terakhir ini diperlukan operasi kecil untuk membuat sedikit robekan pada selaput dara agar kelak jika si gadis telah remaja dan mendapatkan menstruasi darah kotornya bisa keluar. Selain itu ada juga wanita yang dilahirkan tanpa selaput dara.
Tidak semua hubungan seks pertama itu selalu mengeluarkan darah pada gadis yang masih perawan. Selaput dara memiliki elastisitas yang juga berbeda-beda dari bentuknya, makanya ada yang bisa robek pada saat hubungan pertama saja, tapi ada juga yang baru robek setelah beberapa kali berhubungan badan bahkan ada yang robeknya saat melahirkan. So dengan karakteristik selaput dara yang demikian jangan sampai mempersepsikan setiap hubungan seks pertama itu harus mengeluarkan darah dan jika tidak maka berarti sudah tidak perawan lagi. Itu menurut saya tidak bijaksana. Perawan yang sebenarnya adalah bila wanita sama sekali belum tersentuh oleh pria dalam hal ini melakukan hubungan seksual.